Menjadi Pendidik yang Open Source

Kehidupan adalah roda yang silih berganti, waktu seolah memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk melakukan suatu perubahan. Kesuksesan bukanlah sesuatu yang diperoleh secara spontan dan istan akan tetapi kesuksesan merupakan sesuatu yang diperoleh dengan penuh pengorbanan dan perjuangan.


Sudah merupakan sesuatu yang alami bahwa setiap perjuangan akan menghadapi rintangan. Alangkah mulianya tatkala kita mampu mengambil setiap kesempatan dan mengubahnya menjadi sebuah kebaikan. Komunikasi dan kerja sama yang baik bisa menjadi kunci bagi setiap permasalahan yang ada.

Permasalahan ekonomi, politik, sosial dan budaya yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini bukanlah permasalahan pemerintah ataupun pengusaha saja akan tetapi permasalahan bangsa adalah permasalahan kita bersama. Kerja sama yang baik antar berbagai pihak akan menjadi hal positif yang menunjang perkembangan stabilitas politik dan ekonomi saat ini.

KPLI atau Komunitas Pengguna Linux Indonesia adalah salah satu komponen penting dalam mendidik generasi muda Indonesia yang berintelektual dan mampu memberikan solusi bagi permasalahan bangsa. Permasalahan bangsa kita saat ini yang sangat sepele tetapi memberikan efek yang luar biasa terhadap nama bangsa Indonesia adalah pembajakan. Pembajakan ada banyak, pembajakan lagu, pembajakan film dan lain - lain. Tapi, KPLI merupakan spesialis dalam hal pembajakan sistem operasi atau perangkat lunak.

Siswa yang aktif dan kreatif bisa menjadi indikator bagi suatu lembaga pendidikan agar bisa dikatakan memiliki predikat yang baik. Kritis terhadap sesuatu yang dianggap biasa oleh orang kebanyakan. Pembajakan sangat biasa kita lihat di sekolah-sekolah, kantor-kantor bahkan di instansi pemerintah. Jika kita kritis, masalah tersebut sungguh sangat mengganggu dan meresahkan.

Kehidupan organisasi yang ada di lingkungan kampus Online KPLI Madiun bisa menjadi miniatur bagi pemerintah kita dan juga merupakan salah satu wadah aspirasi siswa - siswi dalam mengembangkan potensi mampu menterjemahkan permasalahan yang dihadapi bangsa kedalam sesuatu yang lebih sederhana agar mudah dicerna oleh siswa maupun siswi. Semua itu merupakan bagian dari proses pembelajaran siswa - siswi.

Seorang siswa yang baik tidak hanya duduk mendengarkan gurunya saja akan tetapi siswa yang baik adalah siswa yang mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh guna memberikan solusi bagi permasalahan bangsa. Ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan masa depan mereka sendiri dan tentunya masa depan bangsa. Melihat fenomena bajak - membajak perangkat lunak yang sangat luas dan menjamur menjadi salah satu hal yang harus dipecahkan solusinya oleh pelajar Indonesia.

KPLI selama bertahun - tahun memberikan pengetahuan cuma - cuma dan kerja keras mensosialisasikan kerugian dan kekurangan dalam aktifitas pembajakan di kalangan pendidikan, akan terus dan terus maju walaupun support dari pemerintah hanya sebatas di permukaan. KPLI bisa menjadi pioneer kemajuan Teknologi Informasi di dunia pendidikan Indonesia.

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Lomba / other dengan judul Menjadi Pendidik yang Open Source. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://bisidamuda.blogspot.com/2012/07/menjadi-pendidik-yang-open-source.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Bisidamu

2 komentar untuk "Menjadi Pendidik yang Open Source"

  1. Pembiasaan dari awal, semisal sejak sekolah dasar bagi murid akan lebih efektif untuk mengenalkan software opensource di kalangan masyarakat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kedepannya pemerintah terus memberikan perubahan terkait hal ini...

      Delete